Pejabat Pemkab Sijunjung Beserta Stafnya Ini Bermain Judi Di Kantor

Pejabat Pemkab Sijunjung Beserta Stafnya Ini Bermain Judi Di Kantor – Judi bisa menyasar siapa saja karena memang hal ini seru untuk dilakukan. Selain itu, judi juga membuat banyak orang kecanduan hingga tidak bisa lepas. Hal mengejutkan datang dari pejabat daerah di Sijunjung, Sumatera Barat yang diringkus oleh pihak berwajib dikarenakan melakukan permainan judi bersama stafnya di kantor. Berita ini sungguh mengejutkan banyak masyarakat Sijunjung tentunya.

Pejabat Pemkab Sijunjung Beserta Stafnya Ini Bermain Judi Di Kantor

Cerita Pejabat Pemkab Sijunjung Diringkus Karena Berjudi

Salah satu oknum pejabat daerah di daerah Sijunjung, Sumatera Barat dikabarkan tengah diringkus oleh pihak kepolisian karena melakukan hal yang tidak baik untuk dicontoh. Tersangka yang berinisial AW ini diringkus polisi saat sedang asyik bermain judi bersama para stafnya yang memiliki inisial JY, TW, dan MS. Yang sangat mengejutkan, mereka bermain judi pada saat jam kantor.

AW, sang tersangka dikenal sebagai kepala bagian umum di kantor setdakab Sijunjung, Sumatera Barat. Penangkapan AW dilakukan di area besmen kantor pada tanggal 7 Desember 2020. Hal ini terjadi pada siang hari sekitar pukul satu siang. Penangkapan ini pun sudah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian bahwa pihaknya telah berhasil menangkap empat orang yang tengah berjudi di lingkungan kantir pemerintah daerah.

Dibalik Layar Penangkapan AW Yang Tengah Asyik Bermain Judi

Penangkapan oknum pejabat daerah berinisial AW ini dilandasi dengan adanya laporan dari sejumlah masyarakat yang sering lewat di area kantor ini. Masyarakat mengadukan oknum pejabat daerah tersebut karena merasa bahwa ia tengah melakukan aksi judi bersama kawan-kawan sekantornya. Tentu hal ini membuat resah masyarakat yang dirasa para oknum pejabat daerah ini tidak memberi contoh baik.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi Sijunjung langsung menuju ke tempat kejadian dan meringkus empat orang tersangka tersebut dengan sigap. Saat ditangkap, ternyata mereka sedang asyik bermain judi jenis kartu yang disebut ceki. Disitu juga polisi mengamankan sejumlah uang yang dijadikan mereka taruhan saat bermain.

Saat penangkapan, diungkapkan polisi bahwa mereka tidak bisa berkutik dan pasrah saat harus digelandang ke kantor polisi untuk dimintai keterangan mengenai kegiatan melanggar hukum yang mereka lakukan di lingkungan kantor. Akhirnya, polisi mengamankan empat tersangka, satu pak kartu ceki, dan juga uang taruhan sebesar 200 ribu.

Pernyataan Sekda Sijunjung Mengenai Kasus Ini

Sesaat setelah bawahannya ditangkap dan muncul pemberitaan mengenai kasus tersebut, maka sekda wilayah Sijunjung menanggapi dengan memberikan pernyataan. Sekda Sijunjung yang bernama Zainal ini meminta maaf atas kelakukan anak buahnya yang meresahkan masyarakat dan tidak memberikan contoh baik kepada orang-orang di sekitar kantor tersebut.

Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi siapa saja. Judi memang menyenangkan dan menantang, namun hal ini harus dilakukan dengan tepat. Terlebih jika seorang yang memiliki jabatan di sebuah pemerintahan untuk tetap menjaga wibawa dengan menahan untuk tidak melakukan aksi judi bersama di lingkungan kantor yang rawan meresahkan masyarakat.

Leave a Reply