Hasil Penipuan Digunakan Untuk Judi Online Dan Narkoba, Pelaku Pura-Pura Jadi Wanita

Hasil Penipuan Digunakan Untuk Judi Online Dan Narkoba, Pelaku Pura-Pura Jadi Wanita – Ada-ada saja tingkah para pelaku judi online dalam mencari uang untuk memenuhi hasrat bermainnya. Dari cara yang sering dilakukan oleh pelaku lainnya, hingga cara yang tidak terbayang akan dilakukan demi memperoleh uang untuk berjudi. Dua pemuda dari Kalimantan Timur diamankan sebab berpura-pura menjadi wanita untuk hasilkan uang untuk bermain judi online dan narkoba.

Dua Pria Menyamar Jadi Wanita untuk Dapatkan Uang

maxwellsnj – Kedua pemuda tersebut berasal dari Samarinda, Kalimantan Timur. Mereka adalah AZ (29) dan AS (31). Keduanya diringkus polisi setempat yang bekerja sama dengan anggota FKPM dalam misi penangkapan. Penangkapan ini didasarkan atas laporan bahwa keduanya berpura pura menjadi seorang wanita untuk memperoleh uang dari para pria hidung belang lewat aplikasi Michat.

Ketua FKPM, Marno Mukti, menjelaskan bahwa sebelum diterima oleh polisi, kasus ini diketahui terlebih dhaulu oleh FKPM. Untuk meringkus pelaku, salah satu anggota FKPM berpura pura menjadi pelanggan untuk peroleh informasi dari pelaku. Setelah berhasil bertemu, kedua pelaku segera diamankan. Saat penangkapan, ditemukan uang sebesar 500 ribu rupiah hasil penipuan yang mereka lakukan hari itu.

AS dan AZ Gunakan Aplikasi MiChat untuk Komunikasi dengan Korban

AS dan AZ memiliki cara tersendiri untuk hasilkan uang. AS akan berpura pura menjadi wanita cantik di aplikasi MiChat untuk menarik minat para pria hidung belang. Bagi mereka yang tertangkap umpan AS, AS dan AZ akan meminta pelanggan tersebut bertemu di depan sebuah hotel yang telah dijanjikan. Tidak habis ide, AZ mengatakan bahwa perempuan yang ada di MiChat sudah menunggu di kamar.

Baca juga: 6 Fakta Cellebrite Penyedot Jejak Digital Jumhur Hidayat

Nyatanya, kamar tersebut kosong. Namun, sebelum pelanggan itu pergi, AS dan AZ meminta sejumlah uang sebagai imbalan atas peran mereka dalam menyalurkan wanita tersebut. Dari setiap pelanggan, AS dan AZ berhasil mengantongi uang sebesar 300 hingga 500 ribu. Setelah menerima uang, pelanggan segera menuju ke kamar sementara AS dan AZ segera pergi meninggalkan hotel.

Uang Dari Korban Digunakan untuk Konsumsi Narkoba dan Main Judi Online

Aksi ini telah AS dan AZ lakukan selama satu bulan belakangan. Lewat aplikasi MiChat, mereka telah berhasil mengelabuhi para pria hidung belang yang tertarik dengan foto wanita yang mereka gunakan. Lantas, dengan uang yang telah mereka peroleh, keduanya membeli obat terlarang jenis sabu sabu untuk dikonsumsi. Oleh pelaku sembari sisanya digunakan sebagai modal untuk bermain judi online di Situs IDN Poker .

Dari kejadian ini, kedua pelaku telah diamankan di Polsek Kota Samarinda. Tidak hanya pelaku, para korban yang ambil bagian dari aksi pemerasan ini akan diundang untuk hadir di Polsek. Keduanya akan dimintai keterangan lebih lanjut, sebelum nantinya kasus ini akan diproses di pengadilan.

Judi online sendiri memberikan dampak negatif bagi para pemain. Kini, proses mencari uang untuk bermain pun sudah menunjukkan hal buruk yang dihasilkannya.