Fakta Baru Pembunuhan Sadis Remaja Hamil di Medan

Fakta Baru Pembunuhan Sadis Remaja Hamil di Medan – Belum lama ini, warga Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) dikejutkan dengan pembunuhan sadis terhadap remaja hamil. Sebelumnya, jenazah korban bernama Fitriana (17) ditemukan pada Selasa (5/1) malam, pasien berasal dari Bireun Aceh.

Fakta Baru Pembunuhan Sadis Remaja Hamil di Medan

Sumber : merdeka.com

maxwellsnj – Korban mengenakan kerudung hitam, baju biru tua dan rok merah coklat saat ditemukan. Sementara itu, dari hasil olah TKP ditemukan 11 kasus tusukan senjata tajam pada korban.

Pelaku pembunuhan ditangkap polisi pada Sabtu (9/1). Namun, pelaku ditembak oleh polisi karena mencoba melakukan serangan balik dalam perkembangan kasusnya, Minggu (10/1).

Dilansir dari merdeka.com , inilah fakta terbaru Pembunuhan sadis Remaja Hamil di Medan .

1. Pelaku Melawan Polisi Saat Pengembangan Kasus

Sumber : armadaberita.com

Dirsan Atmaja berkata, pelaku berinisial WD 31 tahun ditembak karena mencederai anggota saat proses pengembangan untuk mencari barang bukti.

Ia mengatakan pada Minggu (10/1): “Kemarin kami menangkap tersangka di kawasan Labuan Batu. Namun, saat mencari barang bukti, tersangka melawan dan mencederai anggota tersebut. Kemudian, para anggota tersebut mengambil tindakan tegas dan terarah dengan menembak para pelaku. tersangka.”

Kemudian, petugas membawa tersangka ke RS Bhayangkara Medan untuk perawatan. Namun, saat tiba di RS, pelaku tidak bisa di selamatkan.

Dia berkata: “Tapi dalam perjalanan ke RS, nyawa pelaku tidak bisa diselamatkan.”

Baca juga : Deretan Teori Konspirasi Virus Corona COVID-19

2. Pelaku Tak Mau Tanggung Jawab Atas Kehamilan Korban

Sumber : sumut.suara.com

Polisi pun berhasil mengungkap motif pembunuhan tersebut. Tatan mengatakan, motif pembunuhan korban karena tersangka tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan korban. Seperti yang kita ketahui bersama, tersangka dan korban telah menjalin hubungan selama kurang lebih satu tahun.

“Oleh karena itu, setelah dilakukan penyidikan, WD yang curiga tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan korban. Kami baru mengetahui hal ini setelah kami sempat menginterogasi orang yang mencurigakan tersebut dan mengecek hasil percakapan WhatsApp antara tersangka dan korban.” menjelaskan.

3. Pelaku Lakukan Aniaya Terhadap Pria Lain

Sumber : daerah.sindonews.com

Tatan mengatakan Fitriana tidak hanya dibunuh, tetapi tersangka juga menyerang seorang pria di Jalan Nibung Medan pada Selasa (5/1) malam dan menulis surat pertama singkatan IM.

Akibatnya, korban IM mengalami 10 kali penusukan di sekujur tubuh. Bahkan, tangan korban nyaris patah.

Dia mengatakan: “Setelah tersangka membunuh korban, Fetriana, dia bertemu dengan teman IM dan melecehkannya. Tersangka cemburu pada IM karena dia dekat dengan pacarnya.”

4. Viral di Media Sosial

Sumber : suara.com

Baru-baru ini, video momen terakhir sebelum korban tewas beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, korban sedang duduk di pelataran Masjid Al Badar Medan bersama dengan seorang pria yang diduga sebagai pelaku. Insiden tersebut terjadi pada malam korban tewas dan ditangkap oleh televisi sirkuit tertutup masjid saat ini.

Dalam video tersebut, korban dan pria tersebut tampak bersahabat dan mengobrol di teras masjid. Tak lama kemudian, pria tersebut berdiri dan meninggalkan masjid, diikuti oleh korban.

Baca juga : 9 Fakta di Balik Pembunuhan Sekeluarga di Rembang

5. Tersangka Ditembak Mati

 

Sumber : riauterkini.com

Tatan menjelaskan, saat mencari bukti penyalahgunaan IM, tersangka berkelahi dan melukai polisi.

Polisi akhirnya menembak mati pelaku. Dia mengatakan: “Selama pencarian barang bukti di Medan, ada tindakan yang membahayakan anggota. Salah satu anggota terluka, jadi kami akan mengambil tindakan tegas dan terarah.